Problem Identification ↓ Requirement Engineering ↓ SRS ↓ System Analysis ↓ Architecture Design ↓ Database Design ↓ Backend & Frontend Design ↓ Integration ↓ Testing & Deployment
REQUIREMENT ENGINEERING
📌 Definisi
Requirement Engineering adalah proses sistematis untuk:
-
Mengidentifikasi kebutuhan sistem
-
Mengumpulkan kebutuhan dari stakeholder
-
Menganalisis dan menyaring kebutuhan
-
Mendokumentasikan kebutuhan secara formal
-
Memvalidasi kebutuhan sebelum sistem dikembangkan
Requirement Engineering menjawab pertanyaan:
“Apa yang harus dibangun?” sebelum masuk ke “Bagaimana cara membangunnya?”
🎯 Tujuan Requirement Engineering
-
Memastikan sistem sesuai kebutuhan bisnis
-
Menghindari kesalahan desain sejak awal
-
Mengurangi risiko perubahan besar di tengah proyek
-
Menjadi dasar penyusunan SRS
-
Menjadi referensi tim developer, tester, dan stakeholder
🔄 TAHAPAN REQUIREMENT ENGINEERING
Requirement Engineering bukan hanya mengumpulkan kebutuhan, tetapi melibatkan beberapa tahap:
Pada pembahasan ini fokus pada tahap awal:
🎯 Tahapan Mengumpulkan Kebutuhan Sistem dari Stakeholder
🎭 STAKEHOLDER
Stakeholder adalah pihak yang memiliki kepentingan terhadap sistem.
1️⃣ User
Contoh:
-
Pelanggan
-
Operator sistem
Fokus:
-
Kemudahan penggunaan
-
Kecepatan akses
-
Kejelasan informasi
2️⃣ Owner / Business Owner
Fokus:
-
Efisiensi operasional
-
Peningkatan pendapatan
-
Laporan dan analitik
-
Return on Investment (ROI)
3️⃣ Admin
Fokus:
-
Kemudahan pengelolaan data
-
Kontrol sistem
-
Monitoring transaksi
4️⃣ IT Team
Fokus:
-
Maintainability
-
Scalability
-
Security
-
Integrasi sistem
5️⃣ Regulator
Fokus:
-
Kepatuhan hukum
-
Perlindungan data pribadi
-
Standar keamanan sistem
🛠 METODE PENGUMPULAN REQUIREMENT
Berikut metode yang umum digunakan dalam praktik profesional.
1️⃣ Interview
📌 Definisi
Percakapan terstruktur dengan stakeholder untuk menggali kebutuhan.
📌 Tujuan
-
Mendapatkan informasi mendalam
-
Memahami pain point
-
Mengetahui ekspektasi sistem
📌 Kelebihan
-
Detail dan kontekstual
-
Bisa menggali kebutuhan tersembunyi
📌 Kekurangan
-
Subjektif
-
Bergantung pada kemampuan interviewer
2️⃣ Workshop
📌 Definisi
Diskusi kelompok terstruktur dengan berbagai stakeholder.
📌 Tujuan
-
Menyamakan persepsi
-
Menghindari konflik requirement
-
Mendapatkan konsensus
📌 Output
-
Requirement yang disepakati bersama
3️⃣ Kuesioner
📌 Definisi
Pengumpulan data melalui pertanyaan tertulis.
📌 Cocok untuk:
-
Banyak responden
-
User skala besar
📌 Kelebihan
-
Efisien
-
Terstruktur
📌 Kekurangan
-
Kurang mendalam
4️⃣ Prototyping
📌 Definisi
Membuat model awal sistem (mockup/wireframe).
📌 Tujuan
-
Memvalidasi kebutuhan
-
Mengurangi kesalahan interpretasi
📌 Manfaat
-
Stakeholder lebih mudah memahami sistem
-
Mengurangi ambiguity
5️⃣ Observasi Lapangan
📌 Definisi
Mengamati langsung proses bisnis yang sedang berjalan.
📌 Tujuan
-
Memahami sistem AS-IS
-
Menemukan masalah nyata
📌 Kelebihan
-
Data objektif
-
Mengungkap kebutuhan yang tidak disadari stakeholder
📌 OUTPUT REQUIREMENT ENGINEERING
Setelah proses pengumpulan selesai, hasilnya harus terdokumentasi secara formal.
1️⃣ Daftar Kebutuhan Sistem
Contoh format:
Functional Requirement
-
Sistem harus menyediakan login
-
Sistem harus menyimpan transaksi
Non-Functional Requirement
-
Sistem harus responsif
-
Sistem harus aman
2️⃣ Prioritas Kebutuhan
Menggunakan metode seperti:
-
MoSCoW Method
| Kategori | Arti |
|---|---|
| Must Have | Wajib |
| Should Have | Penting |
| Could Have | Tambahan |
| Won’t Have | Tidak sekarang |
Contoh:
| Requirement | Prioritas |
|---|---|
| Login | Must |
| Dashboard laporan | Should |
| Dark mode | Could |
3️⃣ Dokumen Requirement Awal
Dokumen ini biasanya berisi:
-
Ringkasan kebutuhan bisnis
-
Daftar functional requirement
-
Daftar non-functional requirement
-
Stakeholder list
-
Constraint
-
Assumption
Dokumen ini menjadi dasar penyusunan SRS formal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar