Minggu, 15 Februari 2026

Software Development - Requirement Engineering

 



Problem Identification ↓ Requirement Engineering ↓ SRS ↓ System Analysis ↓ Architecture Design ↓ Database Design ↓ Backend & Frontend Design ↓ Integration ↓ Testing & Deployment

REQUIREMENT ENGINEERING

📌 Definisi

Requirement Engineering adalah proses sistematis untuk:

  • Mengidentifikasi kebutuhan sistem

  • Mengumpulkan kebutuhan dari stakeholder

  • Menganalisis dan menyaring kebutuhan

  • Mendokumentasikan kebutuhan secara formal

  • Memvalidasi kebutuhan sebelum sistem dikembangkan

Requirement Engineering menjawab pertanyaan:
“Apa yang harus dibangun?” sebelum masuk ke “Bagaimana cara membangunnya?”


🎯 Tujuan Requirement Engineering

  1. Memastikan sistem sesuai kebutuhan bisnis

  2. Menghindari kesalahan desain sejak awal

  3. Mengurangi risiko perubahan besar di tengah proyek

  4. Menjadi dasar penyusunan SRS

  5. Menjadi referensi tim developer, tester, dan stakeholder


🔄 TAHAPAN REQUIREMENT ENGINEERING

Requirement Engineering bukan hanya mengumpulkan kebutuhan, tetapi melibatkan beberapa tahap:

Elicitation → Analysis → Specification → Validation → Management

Pada pembahasan ini fokus pada tahap awal:

🎯 Tahapan Mengumpulkan Kebutuhan Sistem dari Stakeholder


🎭 STAKEHOLDER

Stakeholder adalah pihak yang memiliki kepentingan terhadap sistem.

1️⃣ User

Contoh:

  • Pelanggan

  • Operator sistem

Fokus:

  • Kemudahan penggunaan

  • Kecepatan akses

  • Kejelasan informasi


2️⃣ Owner / Business Owner

Fokus:

  • Efisiensi operasional

  • Peningkatan pendapatan

  • Laporan dan analitik

  • Return on Investment (ROI)


3️⃣ Admin

Fokus:

  • Kemudahan pengelolaan data

  • Kontrol sistem

  • Monitoring transaksi


4️⃣ IT Team

Fokus:

  • Maintainability

  • Scalability

  • Security

  • Integrasi sistem


5️⃣ Regulator

Fokus:

  • Kepatuhan hukum

  • Perlindungan data pribadi

  • Standar keamanan sistem


🛠 METODE PENGUMPULAN REQUIREMENT

Berikut metode yang umum digunakan dalam praktik profesional.


1️⃣ Interview

📌 Definisi

Percakapan terstruktur dengan stakeholder untuk menggali kebutuhan.

📌 Tujuan

  • Mendapatkan informasi mendalam

  • Memahami pain point

  • Mengetahui ekspektasi sistem

📌 Kelebihan

  • Detail dan kontekstual

  • Bisa menggali kebutuhan tersembunyi

📌 Kekurangan

  • Subjektif

  • Bergantung pada kemampuan interviewer


2️⃣ Workshop

📌 Definisi

Diskusi kelompok terstruktur dengan berbagai stakeholder.

📌 Tujuan

  • Menyamakan persepsi

  • Menghindari konflik requirement

  • Mendapatkan konsensus

📌 Output

  • Requirement yang disepakati bersama


3️⃣ Kuesioner

📌 Definisi

Pengumpulan data melalui pertanyaan tertulis.

📌 Cocok untuk:

  • Banyak responden

  • User skala besar

📌 Kelebihan

  • Efisien

  • Terstruktur

📌 Kekurangan

  • Kurang mendalam


4️⃣ Prototyping

📌 Definisi

Membuat model awal sistem (mockup/wireframe).

📌 Tujuan

  • Memvalidasi kebutuhan

  • Mengurangi kesalahan interpretasi

📌 Manfaat

  • Stakeholder lebih mudah memahami sistem

  • Mengurangi ambiguity


5️⃣ Observasi Lapangan

📌 Definisi

Mengamati langsung proses bisnis yang sedang berjalan.

📌 Tujuan

  • Memahami sistem AS-IS

  • Menemukan masalah nyata

📌 Kelebihan

  • Data objektif

  • Mengungkap kebutuhan yang tidak disadari stakeholder


📌 OUTPUT REQUIREMENT ENGINEERING

Setelah proses pengumpulan selesai, hasilnya harus terdokumentasi secara formal.


1️⃣ Daftar Kebutuhan Sistem

Contoh format:

Functional Requirement

  • Sistem harus menyediakan login

  • Sistem harus menyimpan transaksi

Non-Functional Requirement

  • Sistem harus responsif

  • Sistem harus aman


2️⃣ Prioritas Kebutuhan

Menggunakan metode seperti:

  • MoSCoW Method

KategoriArti
Must HaveWajib
Should HavePenting
Could HaveTambahan
Won’t HaveTidak sekarang

Contoh:

RequirementPrioritas
LoginMust
Dashboard laporanShould
Dark modeCould


3️⃣ Dokumen Requirement Awal

Dokumen ini biasanya berisi:

  1. Ringkasan kebutuhan bisnis

  2. Daftar functional requirement

  3. Daftar non-functional requirement

  4. Stakeholder list

  5. Constraint

  6. Assumption

Dokumen ini menjadi dasar penyusunan SRS formal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belajar Python 1

  https://www.youtube.com/watch?v=HSAm6s10G7g&list=PLZS-MHyEIRo59lUBwU-XHH7Ymmb04ffOY&index=3 https://www.python.org/ https://id.wik...