Sabtu, 12 September 2026

Menulis Artikel dengan Anti Gravity

 


https://codestudio80.blogspot.com/2026/09/latex-dan-antigravity.html


Artikel ilmiah

Artikel populer

Artikel opini

Artikel tutorial

Artikel review

Artikel penelitian

STEP-BY-STEP: ARTIKEL → PDF DENGAN ANTIGRAVITY

STEP 1 — Instal Google Antigravity

Pertama, instal Antigravity pada komputer.

Dokumen menyebutkan pilihan:

  • x64 → umumnya untuk prosesor Intel/AMD
  • ARM64 → untuk komputer berbasis ARM

Pada Windows, jenis prosesor dapat diperiksa melalui:

Windows + I → System → About → System type.

Setelah instalasi selesai, buka Antigravity.


STEP 2 — Buat folder proyek artikel

Jangan langsung membuat artikel tanpa struktur.

Misalnya Anda akan membuat artikel:

Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Perguruan Tinggi

Buat folder:

Artikel-AI-Pendidikan/

Kemudian buka folder tersebut sebagai workspace di Antigravity.

Struktur sederhananya:

Artikel-AI-Pendidikan/
│
├── artikel.md
│
├── referensi/
│
├── gambar/
│
└── artifacts/

Konsep workspace penting karena Antigravity menggunakan workspace sebagai lingkungan kerja dan dapat menyimpan pengetahuan/aturan yang berkaitan dengan proyek tersebut.


STEP 3 — Buat file artikel.md

Di Antigravity, buat file:

artikel.md

Untuk awal, jangan langsung meminta AI menulis 20 halaman.

Mulailah dengan struktur.

Masukkan prompt:

Saya ingin membuat artikel akademik dengan judul:

"Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran
Perguruan Tinggi"

Buatkan outline artikel yang terdiri dari:
1. Pendahuluan
2. Landasan teori
3. Pembahasan
4. Kesimpulan
5. Daftar pustaka

Untuk setiap bagian, jelaskan subtopik yang perlu dibahas.
Jangan menulis artikel lengkap terlebih dahulu.

AI kemudian membuat outline.


STEP 4 — Review outline

Jangan langsung menerima hasil AI.

Periksa:

Apakah struktur logis?
Apakah topiknya sesuai?
Apakah terlalu luas?
Apakah ada bagian yang kurang?

Misalnya AI membuat:

1. Pendahuluan
2. Artificial Intelligence
3. AI dalam Pendidikan
4. Manfaat AI
5. Tantangan AI
6. Kesimpulan

Anda bisa memberi instruksi:

Perbaiki outline tersebut.

Artikel ditujukan untuk mahasiswa dan dosen.
Tambahkan bagian tentang:
- peluang
- risiko
- etika
- strategi implementasi

Buat struktur yang lebih akademik.

STEP 5 — Gunakan Planning Mode

Untuk pekerjaan artikel yang cukup kompleks, dokumen merekomendasikan Planning Mode.

Planning Mode membuat rencana pekerjaan terlebih dahulu sehingga Anda dapat meninjau rencana sebelum pekerjaan dilakukan.

Alurnya:

PROMPT
  ↓
PLANNING MODE
  ↓
IMPLEMENTATION PLAN
  ↓
ANDA REVIEW
  ↓
APPROVE
  ↓
AI BEKERJA

Ini lebih aman daripada langsung meminta AI mengubah seluruh artikel.


STEP 6 — Minta AI menulis Pendahuluan

Setelah outline disetujui, lanjutkan bagian pertama.

Contoh prompt:

Tulis bagian Pendahuluan berdasarkan outline yang
telah kita sepakati.

Ketentuan:
- gaya akademik
- bahasa Indonesia formal
- argumentasi harus jelas
- jangan membuat data statistik fiktif
- jangan membuat referensi palsu
- gunakan subjudul yang sesuai
- hasil langsung ditulis ke artikel.md

Hasilnya akan masuk ke:

artikel.md

STEP 7 — Lanjutkan bagian demi bagian

Jangan sekaligus.

Gunakan urutan:

Pendahuluan
     ↓
Landasan Teori
     ↓
Pembahasan
     ↓
Kesimpulan
     ↓
Daftar Pustaka

Contohnya:

Tulis bagian 2 — Landasan Teori.

Pertahankan gaya penulisan bagian Pendahuluan.
Jangan mengubah bagian yang sudah ada.

Kemudian:

Tulis bagian 3 — Pembahasan.

Gunakan struktur yang telah disepakati.
Pertahankan konsistensi istilah.

STEP 8 — Minta Antigravity melakukan pemeriksaan bahasa

Setelah draft selesai, jangan langsung PDF.

Sekarang gunakan AI sebagai editor.

Prompt:

Periksa artikel.md dari sisi bahasa.

Periksa:
- tata bahasa
- ejaan
- kalimat tidak efektif
- pengulangan kata
- istilah yang tidak konsisten
- paragraf yang terlalu panjang

Jangan langsung mengubah seluruh dokumen.
Buat laporan temuan terlebih dahulu.

Ini menghasilkan artifact/report.

Konsep artifact dalam dokumen digunakan untuk menghasilkan keluaran terstruktur seperti laporan analisis, wiki, timeline, dan laporan masalah.


STEP 9 — Buat AI menjadi reviewer artikel

Sekarang gunakan agen kedua.

Prompt:

Bertindak sebagai reviewer artikel akademik.

Review artikel.md secara kritis.

Periksa:
1. Kejelasan masalah
2. Kekuatan argumentasi
3. Struktur artikel
4. Konsistensi antarbagian
5. Kelemahan pembahasan
6. Kesimpulan
7. Referensi yang perlu ditambahkan

Jangan menulis ulang artikel.
Buat review report.

Hasilnya:

ARTIKEL
   ↓
REVIEWER AI
   ↓
REVIEW REPORT
   ↓
ANDA MEMBACA
   ↓
PERBAIKAN

STEP 10 — Gunakan Diff untuk revisi

Ini salah satu bagian penting dari workflow Antigravity.

AI dapat mengusulkan:

TEKS LAMA
    ↓
TEKS BARU
    ↓
ALASAN PERUBAHAN

Dokumen menjelaskan workflow Review Changes / Diffs, termasuk pilihan menerima, menolak, atau memberikan komentar terhadap perubahan.

Misalnya AI mengubah:

Teknologi AI memberikan banyak manfaat.

menjadi:

Pemanfaatan teknologi AI berpotensi meningkatkan
efektivitas proses pembelajaran melalui personalisasi,
otomatisasi, dan penyediaan umpan balik.

Anda bisa:

Accept → menerima.

Reject → menolak.

Atau memberi komentar:

Argumentasinya terlalu umum.
Berikan penjelasan yang lebih spesifik.

STEP 11 — Pemeriksaan konsistensi

Sekarang lakukan pemeriksaan akhir.

Prompt:

Periksa artikel.md untuk menemukan inkonsistensi.

Periksa:
- istilah
- nama konsep
- struktur subjudul
- nomor bagian
- argumentasi
- pengulangan
- hubungan antara pendahuluan dan kesimpulan

Buat laporan terlebih dahulu.
Jangan mengubah artikel.

Ini mengikuti pola continuity checking yang dijelaskan dalam dokumen, meskipun contoh aslinya menggunakan konteks naskah fiksi.


STEP 12 — Pemeriksaan referensi

Ini sangat penting untuk artikel akademik.

Gunakan prompt:

Periksa semua klaim dalam artikel.md yang membutuhkan
referensi akademik.

Kelompokkan menjadi:

A. Klaim yang sudah memiliki referensi
B. Klaim yang membutuhkan referensi
C. Klaim yang perlu diverifikasi
D. Pernyataan yang merupakan analisis/opini penulis

Jangan membuat referensi palsu.

Hasilnya digunakan sebagai daftar pekerjaan revisi.


STEP 13 — Finalisasi artikel

Setelah semua review selesai, minta:

Lakukan final quality check terhadap artikel.md.

Pastikan:
- judul benar
- struktur lengkap
- heading konsisten
- bahasa akademik
- tidak ada placeholder
- tidak ada komentar AI
- tidak ada instruksi AI yang tertinggal
- kesimpulan menjawab tujuan artikel
- format Markdown valid

Jangan mengubah isi substantif tanpa persetujuan saya.

STEP 14 — Ubah menjadi DOCX

Setelah artikel final:

artikel.md
     ↓
   DOCX
     ↓
artikel.docx

DOCX memang termasuk format yang disebut dalam dokumen sebagai format yang didukung.

Kemudian buka artikel.docx di Microsoft Word.

Atur:

Paper       : A4
Margin      : sesuai kebutuhan
Font        : sesuai ketentuan
Line spacing: sesuai ketentuan
Alignment   : Justify
Page number : aktif

Jika artikel ditujukan ke jurnal, ikuti template jurnal, bukan aturan umum di atas.


STEP 15 — Export ke PDF

Di Microsoft Word:

File
  ↓
Save As / Export
  ↓
PDF
  ↓
Artikel-AI-Pendidikan.pdf

Sekarang Anda memiliki:

Artikel-AI-Pendidikan/
│
├── artikel.md       ← sumber utama
├── artikel.docx     ← dokumen edit/format
├── artikel.pdf      ← hasil final
│
├── referensi/
├── gambar/
└── artifacts/

STEP 16 — Periksa PDF sebelum dicetak

Jangan langsung Print.

Buka PDF dan periksa:

☐ Halaman pertama benar
☐ Judul benar
☐ Nama penulis benar
☐ Heading benar
☐ Nomor halaman benar
☐ Tabel tidak terpotong
☐ Gambar tidak pecah
☐ Tidak ada halaman kosong
☐ Referensi lengkap
☐ Tidak ada teks yang keluar margin

STEP 17 — Cetak

Jika sudah benar:

PDF
 ↓
CTRL + P
 ↓
Pilih Printer
 ↓
Paper: A4
 ↓
Pages: All
 ↓
Print

Selesai.


WORKFLOW LENGKAP ANTIGRAVITY

Kalau dibuat menjadi workflow praktikum mahasiswa, saya akan menggunakan pola ini:

┌─────────────────────────────┐
│  1. TENTUKAN TOPIK          │
└──────────────┬──────────────┘
               ↓
┌─────────────────────────────┐
│  2. BUAT WORKSPACE          │
│     Artikel-AI-Pendidikan   │
└──────────────┬──────────────┘
               ↓
┌─────────────────────────────┐
│  3. BUAT artikel.md         │
└──────────────┬──────────────┘
               ↓
┌─────────────────────────────┐
│  4. BUAT OUTLINE            │
└──────────────┬──────────────┘
               ↓
┌─────────────────────────────┐
│  5. PLANNING MODE           │
└──────────────┬──────────────┘
               ↓
┌─────────────────────────────┐
│  6. TULIS ARTIKEL           │
│     bagian demi bagian      │
└──────────────┬──────────────┘
               ↓
       ┌───────┴────────┐
       ↓                ↓
   AI EDITOR       AI REVIEWER
       ↓                ↓
       └───────┬────────┘
               ↓
┌─────────────────────────────┐
│  7. REVIEW DIFF             │
│     Accept / Reject         │
└──────────────┬──────────────┘
               ↓
┌─────────────────────────────┐
│  8. CEK REFERENSI           │
└──────────────┬──────────────┘
               ↓
┌─────────────────────────────┐
│  9. FINAL QUALITY CHECK     │
└──────────────┬──────────────┘
               ↓
          artikel.md
               ↓
          artikel.docx
               ↓
          artikel.pdf
               ↓
             PRINT

Kunci pembelajarannya: mahasiswa tidak hanya belajar "meminta AI menulis artikel". Mereka belajar mengelola workspace → membuat outline → menggunakan AI sebagai writer/editor/reviewer → melakukan human review → mengelola revisi/diff → menghasilkan DOCX → PDF → cetak. Konsep penggunaan beberapa agen, artifact, diff, komentar, dan feedback loop memang merupakan bagian penting dari workflow Antigravity yang dijelaskan pada dokumen Anda. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tutorial Python

  https://www.youtube.com/watch?v=Zv-MXfjwXg4 https://www.youtube.com/watch?v=6kfDs-3XJNE https://www.youtube.com/watch?v=qp-ZxoUsU24